Cari

Solilokui

Fastabiqul khairat

Shaum Ramadhan (Rapatkanlah dan luruskanlah shafmu)

IMG_0063moment Buka puasa bersama : Pantai Losari, 2016

Assalamualaikum Wr. Wb.

Marhaban ya Ramadhan…. tahun ini Ramadhan ditetapkan pada tanggal 17 Mei 2018 bertepatan dengan Hari buku nasional guys. sudah masuk hari ketiga Ramadhan nih, amalan apa saja yang sudah kita lakukan? semoga ibadah yang wajib semakin tepat waktu pelaksanaannya. yang tadinya shalat subuhnya telat sekarang makin ditingkatkan yah (selfreminder)? dan yang sunnah tetap di jaga. namun saat bulan ramadhan sering kita memutar Balik yang sunnah dijalankan.. eh, malah yang wajib terabaikan. semoga bulan Ramadhan ini ilmunya makin bertambah.. Amiin.

sebelumnya maaf lahir batin ya teman-teman.

Ramadhan punya ibadah spesial yang hanya dilakukan saat Ramadhan saja yaitu “shalat Tarwih atau shalat taraweh”. shalat ini sering dilaksanakan berjamaah di Masjid setelah shalat Isya dan ditutup dengan shalat witir 3 rakaat. Tarawih ini merupakan shalat sunnah yang waktu pelaksanaannya setelah shalat isya sampai sebelum Fajar. namun adahal yang meresahkan saya setiap kali ikut berjamaah di Masjid, bukan tentang shalat Tarwihnya namun pengaturan shaf  yang sekarang terjadi dimasyarakat pada umumnya yaitu dalam Meluruskan dan merapatkan shaf. dalam buku Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah dijelaskan bahwa “Hendaklah kamu meluruskan barisanmu serta merapatkan diri. Imam supaya menganjurkan kepada para ma’mun untuk meluruskan barisan dan merapatkannya. dengan berlandaskan Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bahwa Nabi saw bersabda : “Rapatkanlah shafmu karena merapatkan shaf itu termasuk sebagian dari kesempurnaan shaalat”. dan Hadits riwayat Bukhari daan Mslim dari Anas juga, adalaah Rasulullah saw. Menghadapkan mukanya kepada kita sebelum bertakbir seraya sabdanya “Rapatkanlah dan luruskanlah shafmu”. (HPT : 118 dan 134). hal ini sepertinya masih sering terabaikan oleh masyarakat atau karena kurangnya pengetahuan tentang itu. apatah lagi sering saya dapati kita ma’mun enggan merapatkan shaf karena batas sajadah yang kebesaran dan orang yang didekat kita itu kurang akrab atau bahkan tidak saling kenal sama sekali.

Miris kan guys dan terkadang banyak yang menyangkutpautkan masalah ini dengan kondisi umat islam hari ini. Dimana terkadang kita tidak saling menghargai dan saling mendukung antar sesama saudara seiman. kerenggangan persaudaraan antar muslim mulai merenggang. namun hal ini jangan kita jadikan hal yang membuat kita terpuruk dalam melihat agama kita, namun mari kita jadikan sebagai semangat dan kita bersama-sama memperbaiki kembali kita mulai dari diri kita terlebih dahulu. jadi bagi teman-teman yang telah mengetahui perkara seperti ini agar kiranya kita mulai dari sekarang mengungkung sedikit keegoisan dan menegakkan syari’at agama. mumpung Ramadhan bulan suci yang penuh keberkahan, bulan pembelajaran buat kita melatih diri untuk lebih berkualitas lebih baik lagi kedepannya. Mari bersama-sama BerFastabiqulkhairat…

selamat menjalankan ibadah puasa semoga ibadah kita diterima disisi Allah swt, aamiin.

Billahi fii sabililhaq Fastabiqul khairat..!!

Iklan

Wi(s)Udah

Momen Wisudah adalah hal yang di tunggu dan di harap bagi mahasiswa tingkat akhir. untuk bisa mencapai proses ini bukan hal yang mudah, bukan pula hal yang sulit bagi orang yang mau berusaha. bukan hanya orang yang pintar, cerdas yang bisa melalui momen yang satu ini merupakan orang yang mau Berusaha, Bersabar, Ber-ikhlas, Berjuang, Berjalan sampai tujuan kita bisa tercapai dengan maksimal. proses menuju momen satu ini merupakan proses mendewasakan diri bagi orang yang mengambil pelajaran didalamnya. banyak hal bisa kita dapatkan dari proses ini terutama kita bisa bersifat lebih Dewasa.

Wisudah bukan garis Finish, Wisudah bukan akhir dari perjuangan, Wisudah bukan berarti kita lepas dari tanggung jawab. ini merupakan garis awal untuk memasuki Universitas kehidupan yang sesungguhnya Fakultas persaingan yang sebenarnya, bersaing dengan diri untuk bisa lebih baik dari sebelumnya. Namun terkadang hal yang pertama muncul dan tuntutan dari masyarakat ketika seseorang sudah lulus dari suatu universitas adalah mereka Harus dapat pekerjaan yang bagus disuatu institusi yang terkenal dan gaji yang besar. hmm…. pikiran ini bagi seorang pelajar harus di buang jauh-jauh. tidak salah memang harus dapat kerja dan gaji yang besar tapi hal yang lebih  penting bagi seorang lulusan universitas adalah sejauh mana dia bisa Manfaat bagi masyarakat, mengabdikan diri dengan ikhlas dan dapat membebaskan diri dari kungkungan tuntutan yang pada umumnya ada dimasyarakat. melakukan hal yang sebenar-benarnya disenangi bukan jadi budak recehan rupiah. Memiliki tujuan yang jelas adalah hal utama yang harus dipikirkan bagi Freshgraduate agar untuk mengambil langkah dan keputusan bisa lebih terarah dan jelas.

Bagi teman-teman yang sudah tingkat akhir, Selamat berjuang perjuangan kalian akan membuahkan hasil yang begitu manis bisa dirasakan oleh banyak orang InsyaAllah. Bagi adek-adek yang baru memasuki dunia kampus, Selamat datang diproses pendewasaan diri dan perjalanan yang masih panjang penuh liku dan keluh yang akan kalian hadapi jangan nyerah dengan kondisi berat yang akan kalian lalui semanya akan berlalu. Bagi orang yang masih berpikir-pikir untuk masuk dunia kampus atau tidak, jangan kelamaan berpikir keburu tua nanti hehehehehe.,. intinya dijalani dirasakan kenikmatan walaupun terkadang pahit namun tetap harus dinikmatin.

Belajar bukan hanya sampai digerbang Kampus atau Universitas namun bisa dimanapun kita berada. Dunia kampus hanya skenario dari drama dalam lingkup kecil dari kehidupan… meminjam perkataan Imam Syafi’i “Barangsiapa belum merasakan pahitnya belajar walau sebentar, ia akan menelan pahitnya kebodohan sepanjang hidupnya”..

IMG_0233

 

Terimakasih teruntuk Orang tua yang telah memberikan beasiswa Full sampai lulus, pada semua yang berperan dalam gelar yang baru saya dapatkan terutama bagi partner saya si makhluk halus Klebsiella pneumoniae (bakteri) semoga bisa manfaat bagi semua orang.. amiin…

 

 

#S.Tr.A.K (sarjana Terapam Analis Kesehatan) #ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) #24Oktober2017 #SalamFastabiqulKhairat #salamPerjuangan #SelamatBelajar

Skenario Tuhan (poetry)

Bayangmu hari ini semakin jelas
Terpatri kuat dalam benak
Semakin ku mencoba untuk lepas
Namun kamu melangkah menyisa jejak

Ku yakin janji Allah, Tuhanku itu nyata
Ketika kata Mau itu terucap
Alam semesta akan menerima semua
Mendukungmu dalam senyap

Skenario tuhan lebih indah dari harap
Percaya RencanaNya memberimu Cahaya
Cita yang aku harap
Akan diberi jalan Cahaya

Ku kan menemuimu 
Dibawah temaram lampu ibu kota
Dari sini aku dapat melihatmu



SEmarang, 14 Maret 2017

 

Rasulullah is My Instruktur

IMG_20170611_171310Instruktur dalam KBBI artinya adalah orang yang bertugas mengajarkan sesuatu dan sekaligus memberikan latihan dan bimbingannya; pengajar; pelatih; pengasuh. kata instruktur dalam sebuah organisasi adalah sebuah gelar dimana seseorang telah mencapai tahap yang lebih tinggi karena setiap gerakan yang dilakukan menjadi panutan atau contoh bagi anggota baru. jadi ketika seseorang telah menyandang gelar ini berarti dia telah mengikrarkan dirinya sebagai sang pewaris hujan atau sang pewaris risalah Rasulullah Saw, jadi gelar instruktur ini merupakan alarm untuk diri agar senantiasa berFastabiqulkhairat berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meminimalisir kesalahan yang dilakukan walaupun berbuat kesalahan segera untuk diperbaiki dan tidak diulang lagi.

Rasulullah Saw selama ini kita jadikan panutan dalam setiap pergerakan dalam perkaderan atau pelatihan yang kita lakukan. Namun terkadang gelar Instruktur yang melekat membuat kita menjadi tinggi hati atau merasa tidak perlu belajar lagi, Innalillah. jika hal ini menjangkit pada seorang instruktur maka kader yang dihasilkan akan stagnan seperti pada kondisi awal tidak ada perubahan yang terjadi, inipun akan membuat instruktur seolah membodohi diri oleh karena itu sebagai seorang intruktur harus menjauhi sifat tersebut dan rajin mengupgrade diri terlebih zaman now zaman digital dimana informasi tersebar begitu cepat. jadi kita harus memanfaatkan zaman modern ini sebaik mungkin jangan melulu mencaci karena seringkali muncul dampak negatif yang ditimbulakn, sebagai seorang intrsuktur harus pandai memanfaatkan zaman agar tidak terbawa arus.

Rasulullah saw adalah guru yang paling pantas untuk kita teladani akhlaknya dipermukaan bumi ini, Instruktur bagi seluruh umat dalam segala hal kebaikan yang ada padanya. jika hari ini ada yang mengeluhkan lelahnya berdakwah sudah sepantasnya dia malu terhadap keluhnya, kita lihat perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan perkataan Tuhan bukan hal mudah untuk meyakinkan umat yang tak percaya akan adanya Tuhan seluruh alam, beliau telah mendapat makian, cacian, ancaman bahkan kekerasan. jalan dakwah tak ubahnya jalan yang lurus namun dia penuh liku dan kubangan yang jika kita tidak punya pegangan yang kuat maka kita akan mudah terlindas oleh zaman. Pondasi yang harus dimiliki seorang intruktur adalah ILMU dan pengetahuan untuk mengamalkannya, jika pondasi kita kuat maka tantangan seberat apapun insyaAllah bisa kita lalui. Jadikan Rasulullah sebagai Instruktur utama kita dalam kehidupan ini.

selamat berproses teman-teman dan terulah belajar karena sesungguhnya kita semua sedang belajar.

 

Continue reading “Rasulullah is My Instruktur”

Hakikat Penciptaan Manusia (La Galigo)

“Adinda Datu Palingeq, tidak usahlah khawatir bila anak kita kelak menjelma manusia lalu mengalami cobaan hidup di Bumi. karena memang sudah menjadi hukum Bumi bahwa sesungguhnya hidup adalah cobaan. bukanlah manusia namanya bila tidak dicoba. juga bukanlah manusia jika tidak tahan menghadapi cobaan”. (kutipan dari Novel La Galigo)

 

Pada hakekatnya manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin dipermukaan Bumi ini, dan seorang pemimpin tak eloknya jika dia tidak menghadapi cobaan tantangan kehidupan. Berawal dari sebelum berbentuk fisik manusia (sperma), seekor sperma harus berjuang dan bersaing dengan sperma yang lain agar bisa masuk kedalam sel telur dan hanya satu yang menjadi pemenangnya, tak sampai disitu setelah sperma berhasil membuahi sel telur kemudian berkembang sesuai tahapan pembentukan manusia dalam rahim berbentuk sempurna maka tibalah dia untuk dilahirkan maka dia akan mencari jalan lahirnya sendiri (namun jaman Now sudah ada namanya operasi jadi dengan bantuan dokter dia lahir). ini baru tahapan awal, sejak pertama diciptakan seorang manusia diberikan tantangan dengan segala manfaat mengiringi yang Sang Pencipta berikan kepada manusia. segala proses penciptaan tersebut belumlah bisa menjadikan kita manusia seutuhnya, barulah kita bisa disebut sebagai “Manusia” saat kita berhasil menghadapi cobaan dan segala proses pendewasaan diri. jika masih ada seorang manusia yang mengeluhkan kehidupannya yang penuh tantangan maka dia belum paham hakikat dia diciptakan.

 

Berproseslah untuk menjadi manusia seutuhnya dan nikmati segala  tantangan yang dilalui, karena dari proses itu kamu akan menemukan Dirimu. Continue reading “Hakikat Penciptaan Manusia (La Galigo)”

Berikatan

Berjalan diatas kesendirian…
Bersahabatkan lembaran-lembaran kertas yang penuh tulisan yang tak pernah sendirian..
Terkadang aku iri pada mereka dengan persahabatan yang terangkai begitu indah..
Namun sebenarnya sayapun punya sahabat yang bahkan jauh lebih menyenangkan..
Bahkan hubungan yang terjalin dan tak beralasan itu sudah terikat sangat kuat..
Banyak yang menuntut untuk melepaskan ikatan itu namun ikatannya sungguh sangat kuat jika dipaksakan untuk melepasnya hanya akan ada luka yang tertinggal.
Kini jarak dan waktu sudah mulai menjauh menyisakan rindu dengan sahabat seikatan..
Tinggal harapan dan impian yang tersisa.. berharap cerita yang pernah terukir indah dapat mempertemukan dan menjadi pengobat..
Aku merindukan nasehat kalian..
Aku merindukan teguran kalian..
Aku merindukan rangkulan kalian..
Ya.. aku merindukan semuanya..

image

Setangkai Bunga

Saat ini masih bermain, menangis dan tertawa bersama.
Beberap tahun nanti kalian akan melangkah di jalan kalian masing-masing.
Takdir akan menuntun kepada tujuan awal hari ini.
Takdir akan membawa mencapai impian yang kalian tulis di kolong langit Tuhan.
Kalian akan menemukan Desain indah sang pencipta dalam diri kalian.
Hari ini mungkin langit masih bungkam akan kuasa-Nya.
Namun kekuasaan itu akan menampakkan diri dengan sendirinya.
Masa kecil adalah masa kita belajar mengenal jalan.
Masa Remaja adalah masa kita Berdiri memandang jalan yang akan kita lalui
Masa Dewasa adalah masa kita melangkah mengarungi jalanan yang pernah kita pandang itu.

Selamat bertumbuh adik-adikku
Selamat mengarungi samudera Dunia
Selamat Bermimpi, semoga mimpi indah.
Tetaplah tersenyum untuk dunia
#AtiqaAfifa #NurReskiAulia #FaiqaAqilaZahra #NurHaliza

image

Pejuang zaman

Langkahnya tak pernah berhenti.
Kaki yang menopang tubuh seakan ingin berteriak “aku sudah lelah”
Namun sang pemilik tubuh tak menhiraukan.
Terik matahari hari ini berbeda dengan kemarin. Entah kenapa begitu panasnya seperti percikan api neraka menyentil bumi Pertiwi.
apa mungkin terlalu banyak pendosa yang terlahir, Dari benih si angkuh itu IBLIS.
Sedang para pejuang kebenaran berguguran di jajah zaman.
Apakah aku harus berhenti melangkah. Menyaksikan ini semua.
Lelah jelas akan lelah.
Tapi bertahanlah dengan kelelahaN ini. Ada nikmat yang menanti di kampung Fastabiqul Khairat.

Story of rain

Banyak cacian ketika hadirnya
Banyak harapan ketika tiadanya
Banyak berharap kehadirannya
Namun hadirnya yang tak memberi kabar terkadang menimbulkan keluhan..

Aku menatap kosong keluar jendela
Menatap sikecil yang begitu riang menikmati kehadirannya.
Namun ada pula di antara mereka yang terlihat murung karena tidak bisa menikmati rintihan dari langit.
Yang hadirnya mendatangkan rindu dan memutar semua kenangan yang pernah terukir indah di sini.
Menghadirkan wajah yang pernah ada.
Yang pernah ada menemani langkah yang berlari ketika rintihan itu datang.
Begitu jelas wajah itu..
Kini hanya hujan yang tak lagi membawa kesejukan membawaku menatap hadirnya.
Rindu..
Aku seperti anak yang bersedih karena tak bisa bermain di bawa rintihan hujan itu.
Masih sangat jelas untaian kata itu.
“Kamu jangan bermain hujan”
Namun kata itu tak bisa terdengar lagi dari mulutnya.
Semuanya kaku.
Ya kaku, Dia telah terbaring kakù dalam pembaringannya.
Sang kekasih telah memanggilnya kembali.
Kembali ke tempat dia berasal.
Hanya do’a yang bisa menemani penantiannya di sana.

Hujan terimakasih atas hadirmu hari ini.
Mengusik kerinduan yang mengendap dalam hati.
Membangunkanku dari tidurku hari ini.
Menyejukkan perasaan mereka yang gerah karena terik sang mentari.
Merah jingga kini menanti.

Biring balang, 18/april/2016